tag-line
Logo Griya Samudra

Belanja Bahan Bangunan

di Aja..!

Cara Memilih Keramik Yang Bagus

Cara Memilih Keramik Yang Bagus

2025-03-14

Sahabat Mulia tentu paham saat akan membangun rumah, lantai rumah merupakan salah satu komponen paling luas dari sebuah hunian. Sebagai bagian yang penting, lantai rumah mempunyai fungsi vital, misalnya sebagai tempat beraktivitas anggota keluarga, penahan beban penghuni rumah dan barang diatasnya, serta membentuk karakter rumah.
Meski letaknya di bawah, Anda tidak boleh sembarangan memilih keramik lantai sebab ada beberapa pertimbangan yang patut diperhitungkan. Salah satu hal yang wajib dipikirkan secara seksama adalah ukuran keramik lantai itu sendiri. Jangan Anda salah memilih karena sehingga dapat merusak keindahan ruangan
Buat Anda yang sedang ingin mencari keramik lantai, berikut tips mengenai pemilihan ukuran keramik dan cara mengukur keramik sesuai ruangan yang bisa dijadikan referensi.

1. Sesuaikan Ukuran Keramik dengan Ukuran Ruangan
Pertama, hal mudah yang perlu dilakukan sebelum memilih ukuran keramik lantai adalah mengetahui ukuran ruangan. Pilihlah ukuran keramik lantai yang seimbang dengan hunian. Umumnya, ada beberapa ukuran keramik lantai, mulai dari 20x20, 25x25, 30x30, 40x40 hingga 50x50.
Ruangan besar seperti open kitchen dan ruang keluarga cocok menggunakan keramik ukuran besar seperti ukuran 40x40 atau 50x50. Ruangan berukuran medium seperti kamar mandi, bisa memakai ukuran medium mulai dari yang 30x30 atau yang berukuran 40x40. Anda bisa memilih keramik kecil berukuran 25x25 jika luas ruangan terbatas. Jadi, pilih dengan bijak ya!

2. Memilih Warna Keramik

Tahukah Anda bahwa warna menentukan konsep desain dan identitas pemiliknya? Ini menjadi alas an mengapa penting dalam memilih warna keramik dan perlu mempertimbangkannya sesuai dengan ruangannya masing-masing. Jangan sampai ukuran keramik lantai sudah proporsional, ternyata warna yang dipilih tidak sesuai atau menampilkan nuansa suram.
Jika rumah sudah cukup pencahayaan, warna natural seperti Pinewood Brown dari Accura by Mulia Ceramics bisa jadi opsi. Sahabat Mulia sebaiknya pilih warna terang seperti Premium White dari Mulia Tile jika ruangan kurang ada sinar matahari. Dengan pilihan warna yang tepat, sebuah rumah akan terlihat lebih indah dilihat. Warna dingin seperti putih, krem, beige maupun abu-abu juga cocok untuk diaplikasikan.

3. Perhatikan Tekstur Keramik
Setelah menyesuaikan ukuran serta warna keramik sudah dilakukan, selanjutnya memastikan tekstur keramik yang dipilih. Mengenai tekstur keramik, sesuaikan saja dengan selera dan gaya rumah. Beberapa tekstur keramik yang umum antara lain glossy dan matte. Perbedaan dari keramik-keramik ini adalah licin atau tidaknya permukaan keramik. Untuk pemasangan lantai keramik dapur dan kamar mandi, sebaiknya pilih keramik yang bertekstur matte untuk menghindari slip.

4. Perhatikan Budget
Hal terakhir yang wajib dipertimbangkan setelah memilih ukuran keramik lantai adalah menghitung anggaran. Ini penting dilakukan agar Sahabat Mulia terhindar dari over budget. Biasanya semakin besar ukuran keramik lantai yang dibeli, maka harganya akan semakin tinggi. Agar tidak kaget saat membeli, jangan ragu untuk mencari harganya tahu info tentang harga-harga keramik dahulu. Agar makin mantap dengan pilihan yang Anda tentukan.
Keramik kerap jadi pilihan masyarakat sebagai material untuk finishing area lantai. Penggunaannya dapat memberikan rasa nyaman dan sekaligus suasana ruangan yang estetis. Biar proses pemasangan keramik berjalan lancar, Anda perlu melakukan persiapan secara matang. Salah satunya adalah melakukan perhitungan kebutuhan keramik sesuai dengan ukuran lantai.
Perhitungan kebutuhan keramik sangat penting untuk Anda lakukan. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa proyek pembangunan atau renovasi rumah berlangsung lancar. Tidak ada permasalahan kekurangan material yang dapat mengganggu proyek. Di waktu bersamaan, Anda juga dapat menghemat biaya karena tidak ada pembelian material yang berlebihan.

Cara Menghitung Kebutuhan Keramik
Untuk bisa menghitung ukuran keramik untuk kebutuhan keramik sesuai ukuran ruangan yang dibutuhkan, ada 3 tahapan, diantaranya:

1. Ukur Luas Lantai
Menghitung ukuran luas lantai yang akan dipasangi keramik menjadi tahap awal yang harus Sahabat Mulia lakukan. Gunakan rumus matematika untuk melakukan perhitungan tersebut. Sebagai contoh, untuk ruangan berbentuk persegi panjang, maka perhitungan luas dapat Anda lakukan dengan mengalikan ukuran panjang dan lebar ruangan.
Lalu, bagaimana kalau ruangan yang bakal di keramik memiliki bentuk yang tidak beraturan? Pada situasi seperti ini, Anda bisa melakukan pendekatan perhitungan berdasarkan bentuk ruangan. Sebagai contoh, Anda dapat membagi ruangan dalam beberapa bagian sehingga masing-masing bagian memiliki bentuk geometri.

2. Hitung Luas Keramik Per Dus
Kalau proses perhitungan luas lantai yang akan dipasangi keramik selesai, tahap selanjutnya adalah menghitung luas keramik per dus. Ketika berkunjung ke toko bangunan, Anda akan mendapati berbagai pilihan ukuran keramik. Selain itu, Anda pun akan menemukan keramik dalam berbagai bentuk.
Umumnya, bentuk keramik yang sering digunakan adalah keramik persegi. Namun, ada pula pertimbangan untuk memakai keramik persegi panjang. Bahkan, Anda juga bisa memesan keramik secara khusus dari pabrik dengan bentuk yang berbeda, seperti segitiga, belah ketupat, dan lain sebagainya.
Pembelian keramik di toko bangunan dilakukan dalam bentuk per dus. Isi dari setiap dus keramik berbeda-beda tergantung ukuran keramik.

3. Perhitungkan Kebutuhan Keramik Ruangan
Langkah terakhir, Anda tinggal mengalikan ukuran luas lantai dengan luas keramik per dus. Anda pun sudah bisa mengetahui jumlah keramik yang dibutuhkan. Sebagai contoh, Anda ingin memasang keramik pada lantai berbentuk persegi panjang dengan ukuran 5 x 8 meter. Anda memilih keramik dengan ukuran 30 x 30 cm. Maka, perhitungan kebutuhan keramiknya bisa Anda lakukan sebagai berikut:
• Luas lantai : 5 x 8 = 40 meter persegi
• Luas keramik per dus : 0,9801 meter
• Maka, kebutuhan keramik adalah: 40 x 0,9801 = 39,204, dibulatkan menjadi 40 dus

Contoh Menghitung Kebutuhan Keramik
• Luas lantai: 5 x 8 = 40 meter persegi
• Luas keramik per kotak: 0,9801 meter
• Oleh karena itu, persyaratan keramik adalah: 40 x 0,9801 = 39,204 dibulatkan hingga 40 kotak.
Jika digambarkan sebuah rumah akan dibangun dengan dua ruangan berukuran 4m x 3,5m dan teras berukuran 5m x 3,5m, berapakah jumlah keramik yang dibutuhkan? Untuk mengetahuinya, kita perlu menghitung luas total lantai yang akan dilapisi keramik.Jadi dengan menggunakan gambar di atas kita menghitung: Luas lantai = (4m x 3,5m) + (4m x 3,5m) + (5m x 3,5m) = 14m + 14m + 17,5m = 45 .5 meter persegi.
Hasil di atas adalah hasil yang Anda butuhkan untuk membeli keramik dengan luas 45,5 meter persegi. Namun, karena keramik biasanya dijual dalam kemasan 1 meter persegi, maka jumlah keramik yang Anda butuhkan adalah sekitar 45-46 kotak. Dan seperti rumus kebutuhan keramik yang disebutkan sebelumnya, tambahkan saja 5 ke totalnya, yaitu 5% x 45,5 kuadrat = 2.2 kotak, jika dibulatkan, Anda perlu menambahkan sekitar 3 kotak lagi, sehingga jumlah chip yang harus dibeli adalah 48 atau 49 kotak.
Tentu saja, jika Anda mengetahui berapa banyak kebutuhan keramik rumah, Sahabat Mulia dapat menikmati banyak manfaat, salah satunya adalah menghemat anggaran. Oleh karena itu, bagi siapapun yang akan membangun rumah dalam waktu dekat, ada baiknya mempelajari cara menghitung kebutuhan lantai keramik yang baik dan benar yang telah kami jelaskan sebelumnya. Contoh lain dapat mengikuti perhitungan berikut:
• Luas lantai ruangan yang akan diberi keramik diketahui 8x8 m, sehingga luas totalnya adalah 64 m2.
• Keramik yang akan digunakan berukuran 35×35 cm dengan 20 buah per kotak.
Maka perhitungannya adalah:
• Luas lantai: 8×8 m = 64 m2
• Konversi ukuran keramik: 35 cm = 0,35 cm
• Luas keramik: 0,35 x 0,35 x 20 buah = 2,45 m2
• Persyaratan keramik: 64m2 x 2,45m2 = 156,8 krat atau dibulatkan menjadi 157 krat
• Untuk mengantisipasi produk pecah atau rusak dan perlunya penambahan keramik keramik untuk sisi/sudut ruangan, perhitungan tambahan atau pemborosan sebesar: 6 % untuk perhitungan luas kurang dari 10 kotak
• 3% untuk perhitungan luas lebih dari 5 kotak
Juga, tambahkan sekitar 5% keramik cadangan (opsional) untuk penyimpanan jika ada kasus di masa depan di mana keramik diganti dengan jenis dan warna yang sama harus kode begitu bahwa tidak ada coretan jika keramik yang akan diletakkan pecah.
Memilih ukuran keramik ternyata mudah bukan? Karena Sahabat Mulia hanya perlu menyesuaikan besarnya ruangan dengan ukuran keramik yang tersedia. Semoga informasi ini bermanfaat.

Beranda

Kategori

Cari

Lainnya